Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Plan B Pembelajaran yang Siap

grafis.aw

Ada yang menarik kala memberi pembelajaran siang, di tengah menjalankan ibadah puasa 1447 H/2026 M, serta ruang perkuliahan berada di lantai 3 yang dekat dengan hawa ongkep dan kantuk. 

Saya sampaikan kepada mahasiswa, “pembelajaran siang tantangannya banyak. Siapa yang bisa menaklukkan, ia guru yang jos jis”, ungkap saya dihadapan mahasiswa PAI 2A.

Provokasi ini adalah bagian penegas, bila Guru PAI kudu semangat dalam mengajar. 

Terkait kita menjalankan ibadah puasa, jadikan saja sebagai kewajiban dari-Nya. Tidak usah menggerutu dengan menjadikan “lapar” sebagai kambing hitam penyebab unconsents.

Terhadap penyataan unconsents belajar karena puasa, bagi saya tidak selamanya benar. Toh kala puasa, kita los tidak memikirkan urusan perut –makan-minum; tetapi bagaimana hadir di ruang perkuliahan. 

Dan itu, nyatanya bisa. Meski terkadang saat hadir sambil senderan, yang itu, ada bau-bau kantuk sedikit serta ada pula yang masuk kategori akut.

Trobel Proyektor

Di saat mau memulai pembelajaran, saya coba menyalakan proyektor. Remot –proyektor, saya ambil. Tetapi ketika saya pencet “on” proyektornya tidak mau menyala.

Kepada mahasiswa saya sampaikan, bila pembelajaran kita terhambat –salah satunya kala proyektor trobel, lalu kemudian diteruskan tentu akan menghabiskan waktu pembelajaran. 

Apalagi, bila kemudian tidak ada plan "b", yang ada adalah kembali manual dalam memberi materi. Yakni, berceramah.

Di hadapan mahasiswa saya tegaskan, jarang sekali guru maupun dosen –Pendidikan Agama Islam, menggunakan media digital salah satunya blog pribadi (personal blog) sebagai wasilah materi pembelajaran. 

Bermula dari kusuistik itulah –trobel proyektor, plan "b" yang dimaksud personal blog telah saya siapkan. 

Alhasil, kemudian atas nama menghemat waktu, saya share materi yang telah saya insert-kan semalam, hingga bisa dinikmati oleh setiap mahasiswa tanpa terkecuali.

Ketika mahasiswa pada menyimak materi melalui link blog pribadi saya, pada posisi ini saya tinggal menjelaskan materi secara berurutan (sistematis). 

Apalagi, mahasiswa tidak terhambat dalam melihat akibat terlalu jauh, buram; bilamana media yang saya gunakan proyektor.

Nilai penting lain, mengapa saya menggunakan personal blog sebagai media pembelajaran? Tidak lain agar materi tersebut bisa di dalami di luar kelas. 

Mahasiswa paham, bila pertemuan di kelas itu terbatas. Apalagi di bulan Ramadan. Melalui hadirnya blog pribadi, ia bisa dijadikan sumber belajar mandiri (BM). Mahasiswa bisa di mana saja, lalu kapan pun, mempelajari materi. 

Bahkan bila mereka bermaksud ingin mengkayakan pemahaman, hingga kemudian menformulasikan karya, boleh, dan sangatlah bisa. Alat bantunya adalah materi di personal blog yang bisa diakses di manapun sebagaimana mereka membaga gadget ke mana-mana.

Terhadap pembelajaran Selasa (03/03/26), ada kelegaan hati; bila hal kecil apa yang saya lakukan semoga bisa menginspirasi. Amin.


13 Ramadan 1447 H/03 Maret 2026 M

: Usman Roin
: Usman Roin (Dosen PAI Unugiri)

Posting Komentar untuk "Plan B Pembelajaran yang Siap"